UGM kembali menunjukkan peran pentingnya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui capaian yang diraih dalam pemeringkatan QS Sustainability 2026. Berdasarkan pengumuman resmi pada Selasa, 18 November 2025, UGM berhasil menduduki peringkat pertama secara nasional dengan overall score 72,3. Pada tingkat global, UGM menempati peringkat 409 dari 2.002 institusi.
Pemeringkatan QS Sustainability menilai berdasarkan tiga kategori yaitu Environmental Impact, Social Impact dan Governace.
Pada kategori Social Impact, UGM memiliki score 75,5 meningkat jika dibandingkan score tahun 2025 sebesar 65,4. Kategori tersebut UGM meraih peringkat satu nasional. UGM menunjukkan keunggulan pada empat sub-kategori Social Impact, yaitu Employability and Opportunities (dengan score 81,4 meningkat dari score tahun 2025 sebesar 66,5), Equality (dengan score 77,0 meningkat dari score tahun 2025 sebesar 66,0), Health & Wellbeing (dengan score 60,5 meningkat dari score tahun 2025 sebesar 47,4), serta Impact of Education (dengan score 57,8 meningkat dari score tahun 2025 sebesar 51,3). Prestasi ini merupakan hasil dari komitmen UGM dalam menyediakan layanan kesehatan komprehensif, dukungan bagi kelompok rentan, serta pelaksanaan program pengabdian masyarakat berbasis komunitas. Integrasi prinsip Equality, Diversity, and Inclusion (EDI) yang konsisten turut memperkuat dampak sosial kampus dan menegaskan posisi UGM sebagai universitas berkelas dunia yang berorientasi pada keberlanjutan.
Pada kategori Environmental Impact, UGM memiliki score 64,2 meningkat jika dibandingkan score tahun 2025 sebesar 62,1. UGM juga berhasil mempertahankan posisinya melalui kontribusi signifikan dalam sub-kategori environmental research. UGM terus memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan melalui berbagai pusat studi dan learning center, yang berfokus pada konservasi, agroteknologi berkelanjutan, serta energi terbarukan. Implementasi target pengurangan karbon dalam Renstra 2022–2027 semakin diperkuat dengan program kendaraan non-emisi, meliputi sepeda kampus, bus listrik, serta penggunaan motor listrik di lingkungan kampus. Komitmen menuju net-zero 2050 diwujudkan melalui peningkatan efisiensi energi, pemanfaatan panel surya, serta penyelenggaraan pelatihan lingkungan tahunan untuk memperkuat literasi dan kapasitas sivitas akademika.
Capaian UGM dalam QS Sustainability 2026 merupakan kerja kolektif seluruh unsur universitas yang secara konsisten mengarahkan upaya UGM menuju pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. Dengan pendekatan kolaboratif dan berbasis keberlanjutan, UGM akan terus memperkuat kontribusinya terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) pada tingkat nasional maupun global.